Benarkah Semua Demi Uang?

Judul buku: Beautiful Liar
Penulis: Dyah Rinni
Editor: Jia Effendie
Proofreader: Mita M. Supardi
Penata letak: Gita Ramayudha
Desain dan ilustrasi kaver: Levina Lesmana
Penerbit: Gagas Media, 2014
Tebal : 292 hal

…di dunia ini hanya dua orang yang tak dapat kamu tipu. Yang pertama adalah orang yang hatinya lurus. Mereka nggak bisa kamu tipu karena mereka tidak menginginkan apapun di dunia ini, namun orang seperti sangat langka. (hal 225).
Lalu siapakah yang kedua? 😉

Continue reading Benarkah Semua Demi Uang?

Cinta Adalah Sahabat, Sahabat Adalah Cinta

​Judul Buku : Seven Days, Tujuh hari Bersamamu
Penulis : Rhein Fathia
Penyunting : HP Melati
Proofreader : Yunni Yuliana M.
Penerbit : Qanita, Bandung 2013
Tebal : 296 hal

Shen
Cinta itu perjuangan. Seperti seorang ibu berjuang melahirkan anak-anaknya. Bagaikan sosok seorang ayah menafkahi kehidupan keluarganya. Semuanya perlu direncanakan, dipikirkan masak-masak, diperhitungkan, diusahakan sebagai wujud cinta.

Reza
Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat sosok yang kita cintai bahagia. Meski mungkin akan ada yang tertoreh luka, meski itu adalah hati kita sendiri. Justru bukti cinta itu akan terwujud dari seberapa lapang hati kita, untuk ikhlas melepas dan melihatnya bahagia.

Nilam
Seringkali kita dibuat bimbang oleh pertanyaan, siapa yang kita cintai sebenarnya? Sosok yang selalu hadir menemani atau yang sejatinya dipilih oleh hati? Bagiku, keduanya tetap cinta. Cinta tidak pernah memaksa kita untuk memilih, hiduplah yang mengharuskan untuk memilih. Termasuk memilih kita ingin hidup dengan siapa.(hal 291-292)

Ini buku kedua dari Rhein Fathia yang saya baca, masih dengan tema yang sama, mencintai sahabat sendiri.

Menikahi Sahabat

Judul buku : Coupl(ov)e
Penulis : Rhein Fathia
Penyunting : Noni Rosliani
Perancang sampul : Joko Supomo
Pemeriksa aksara : Kamus Tamar & Pritameani
Penata aksara : BASBAK_Binangkit
Ilustrasi sampul : Shutterstock
Tebal : 388 hal
Penerbit : Bentang Pustaka, Februari 2013

Sometimes, people get married not because they’re in love.
They’re couple, who only have some futures dreams and decide to get happy life.

Menikah dengan sahabat, adalah pilihan yang dijalani banyak orang. katanya sih, daripada sulit-sulit cari jodoh. Oke lah, jalan menuju ke sana lumayan mulus dan lancar, karena keluarga dari kedua belah pihak sudah tahu satu sama lain sejak lama. Lalu bagaimana yang bersangkutan menjalani hari-harinya, yang sebelumnya sebagai teman tanpa tendensi apa-apa, tiba-tiba harus hidup bersama, tidur bersama? Ups, bagian terakhir terasa aneh.
-continue reading->