Lamunan Liar Sang Sopir Truk

Awalnya mau saya kasi judul, Jatuh cinta pada si Iqbal 🙊 Hihihi, apa bedanya saya dengan para mahmud pemuja sekaligus musuh yang dipujanya. Iqbal ini malah suka berteman dengan orang-orang yang kontra dengannya, membuatnya bergairah untuk terus berdebat, tanpa terlalu diambil hati. Katanya sih… 😁

Belinya di lapak Siti Maryamah, endorsenya oleh Siti Maryamah, Jihan, Puthut, beserta sejumlah nama yang sering wara wiri di jagad maya. Dunia ternyata ‘sempit’ ya…

Continue reading Lamunan Liar Sang Sopir Truk

Advertisements

Hubungan Nyata Itu Lebih Baik

Sebenarnya agak malu juga mengetahui bahwa arti kancut adalah celana dalam. Pertimbangan saya beli buku ini adalah karena covernya unyu, lalu menebak isinya pasti lucu, dan kebetulan harganya lagi diskonan 😄 Memang sih, isinya lucu dan mengandung nostalgia, tapi kayaknya sudah bukan masanya saya baca buku semacam ini. Too old to read this book, hehehe…

Udah 26 tahun! Udah om-om! (hal 116)

Ini kalimat menohok banget, mengingat saya belum menikah di usia ini, baru persiapan. Sementara saat saya membaca buku ini, sudah beranak dua 😂

Continue reading Hubungan Nyata Itu Lebih Baik

Benarkah Semua Demi Uang?

…di dunia ini hanya dua orang yang tak dapat kamu tipu. Yang pertama adalah orang yang hatinya lurus. Mereka nggak bisa kamu tipu karena mereka tidak menginginkan apapun di dunia ini, namun orang seperti sangat langka. (hal 225).
Lalu siapakah yang kedua? 😉

Continue reading Benarkah Semua Demi Uang?

Tidak Semua Laki-laki

Penulis ‘dimusuhi’ oleh sebagian laki-laki, betapa mereka merasa sebagai ‘tertuduh’ dengan adanya buku ini. Namun penulis juga mendapat ucapan terima kasih dari para suami yang merasa jatuh cinta kembali dengan istrinya. Bagi para wanita, mungkin kisah anda ada di dalamnya. Jika memang lebih berat, segeralah mengungkapkan pada orang yang terpercaya. Jika lebih ringan, syukurilah. Jika sama sekali tak mengalami, pahamilah ☺

Benarkah semua pria brengsek? Basofi Sudirman, mantan gubernur Jatim, sudah menyangkalnya lewat lagu,
Tidak semua laki-lakiiii, bersalah padamu. Contohnya akuuuu, masih mencintaimu. Tapi mengapa, engkau masih ragu?”

-continue reading->

Mereka Juga Bisa Setara

Bagaimana saya menemukan buku yang tak lagi beredar di pasaran ini, rasanya seperti ketiban anugerah tak terduga. Sekitar 2-3 tahun lalu, saya sempat mengenal sosok Fajar Bon Bon via online, seorang pemerhati anak kebutuhan khusus. Keponakan pak Fajar adalah seorang penyandang tuna rungu. Pak Fajar ini hanya sedikit menceritakan perihal kemajuan Shafa, seorang penyandang tuna rungu tingkat berat (profound), namun bisa bicara dengan baik melalui bantuan ABD (Alat Bantu Dengar). Saya tak tahu jika sudah ada buku mengenai Shafa, yang terbit sejak tahun 2009, tahun di mana anak saya lahir. Hingga suatu hari terdampar di sebuah status seseorang, ada nama Eimond Esya yang unik dan kemudian saya ubek-ubek profilnya.

Ternyata beliau ini yang menulis bukunya ibu Khoriyatul Jannah tentang Shafa. Saya sempat juga baca pengalaman Shafa melalui internet, namun tak sedetail di buku tentunya.

Continue reading Mereka Juga Bisa Setara