Teladan Para Ibunda Salehah

Judul buku: Ibunda Para Ulama (Edisi Revisi)
Penulis: Sufyan bin Fuad Baswedan MA
Penerbit: Pustaka Al-Inabah, Jakarta 2012, cetakan kesembilan, November 2017
Tebal: 302 hal
ISBN: 978-979-1002-02-8

“Kamu ini diciptakan dengan penampilan yang membuatmu tidak cocok bergaul dengan anak muda. Maka jadilah orang yang taat beragama dan berilmu, sebab kedua hal itu akan menyempurnakan semua kekurangan dan menghilangkan semua keburukan.” (hal 152)
Nasehat ibunda dari Muhammad bin ‘Abdurrahman al Makhzumy, seorang hakim. Nasehat ini disampaikannya, demi menyadari bahwa putranya ini (konon) berpostur pendek, berparas amat jelek, lehernya masuk ke dalam, sedangkan kedua pundaknya menonjol seperti batu.

“Wahai putraku, tuntutlah ilmu, dan aku siap membiayaimu dari pintalanku… Wahai putraku, jika engkau telah mencatat sepuluh kalimat, maka perhatikan; Apakah engkau bertambah takut, sabar, dan sopan? Jika engkau tidak demikian, maka ketahuilah bahwa semua kalimat tadi akan membahayakanmu dan tidak bermanfaat bagimu,” (hal 156-7)
Pesan dari ibunda Sufyan ats Tsauri, seorang amirul mukminin dalam ilmu hadist di jamannya.

Continue reading Teladan Para Ibunda Salehah

Advertisements

Kesunyian Yang Menawan

Judul buku: Beauty In Silence
Penulis: Marjam Rudijanto
Penyunting: Linna Permatasari
Foto sampul: Simon Herdman
Perancang sampul: Teguh Tri Erdyan
Penata letak: Desti Putri Tiararini
Penerbit: GAIA, Jakarta, 2014
Tebal: 203 hal
ISBN: 978-979-91-0800-5

“Saya harus bisa berbesar hati menerima berbagai macam bahasa, termasuk bahasa isyarat. Saya yakin semua orang tua pasti berharap anaknya yang tuli bisa berbicara, namun akhirnya saya menyadari bahwa kelompok anak tuli adalah kelompok minoritas yang memiliki budaya dan bahasanya sendiri yang selayaknya harus diterima dan dihargai. Saya akhirnya melihat bahwa sebagaimana bahasa lainnya, tak ada bahasa yang statusnya lebih rendah. Semua bahasa adalah sarana untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, ide, pendapat, dan alat untuk berkomunikasi.” (hal. 22)

Efek setelah pilihan total komunikasi diambil keluarganya:

dia lebih ceria, lebih spontan, lebih ekspresif, matanya lebih hidup, dia lebih mampu mengendalikan emosi, lebih bervariasi, …

Marjam Rudijanto, adalah ibu dari Erika. Marjam dulunya adalah seorang dosen psikolog UI, yang melepaskan karirnya, demi mengabdi penuh kepada keluarga, apalagi saat si bungsu Erika, tervonis tunarungu. 
Continue reading Kesunyian Yang Menawan

Hubungan Nyata Itu Lebih Baik

Judul buku: Kancut Keblenger, Digital Love
Penulis: Irvina Lioni, Anggi Tristiyono, Ahmad Firdaus, Diana Puspita, Rizky Noorahmi, Kinanti Kawuryan, Mutia Han, Alitt Susanto
Editor: Syafial Rustama n Elly Afriani
Penata letak: Irene Yunita
Desain sampul: Gita Mariana
Ilustrasi kaver: Yulian Aditya
Penerbit: Bukune, 2013
Tebal: 186 hal
ISBN : 602-220-101-2

Sebenarnya agak malu juga mengetahui bahwa arti kancut adalah celana dalam. Pertimbangan saya beli buku ini adalah karena covernya unyu, lalu menebak isinya pasti lucu, dan kebetulan harganya lagi diskonan 😄 Memang sih, isinya lucu dan mengandung nostalgia, tapi kayaknya sudah bukan masanya saya baca buku semacam ini. Too old to read this book, hehehe…


Udah 26 tahun! Udah om-om! (hal 116)

Ini kalimat menohok banget, mengingat saya belum menikah di usia ini, baru persiapan. Sementara saat saya membaca buku ini, sudah beranak dua 😂

Continue reading Hubungan Nyata Itu Lebih Baik

Aku Bisa Dengar, Aku Bisa Bicara

Judul buku: I Can (not) Hear: Perjalanan Seorang Anak Tuna Rungu Menuju Dunia Mendengar
Penulis: Feby Indirani dan San C. Wirakusuma
Editor: Christian Simamora
Proofreader: Gita Romadhona, Alit Tisna Palupi, Resita W. F.
Penata letak: Wahyu Suwarni
Desainer cover: Dwi Anissa Anindhika
Fotografer cover: Photomax
Digital imaging: Eddie Targo
Penerbit: GagasMedia, cetakan kedua, 2009
Tebal: 352 hal
ISBN: 979-780-363-5

Sekian tahun punya bukunya, baru sekarang saya bisa menuliskan reviewnya dengan merasa ‘baik-baik saja’ ☺

“Mengapa hal ini harus terjadi pada kami? Mengapa kami dikaruniai ‘lotere’ tunarungu pada anak pertama kami?….. Menolak takdir ini pun tidak lantas membuat keadaan berubah menjadi lebih baik. Ketika kami sudah bisa menerima kenyataan, pada titik itulah kami bisa bangkit dan terbuka terhadap lebih banyak kemungkinan untuk Gwen. Gwen memang lahir tuli, tapi itu bukanlah akhir dari segalanya…” (hal.4)

Di usia enam bulan, Gwen belum mengenal suara, tak bereaksi pada panggilan, kejutan, bahkan suara bising sekalipun. San San, ibunya, mulai panik. Bersama John, suaminya, mereka menghubungi dokter kandungan dan tenaga ahli lainnya, menjalani berbagai macam tes; demi mengetahui, kenapaaa?

Continue reading Aku Bisa Dengar, Aku Bisa Bicara

Sedekah Yang Berencana

Judul buku: Sedekah Super Stories
Penyusun: Muhammad Assad
Artistik: Achmad Subandi
Penerbit: PT Elex Media Computindo, Jakarta 2012
Tebal: 261 hal

Sudahkah anda sedekah hari ini?
Ikhlaskah anda dengan barang yang telah anda sedekahkan?
Mengenai keikhlasan kita yang masih belum tergenapkan secara mutlak, silakan baca pertimbangan alasannya di tulisan Ya Allah Mana Balasan Sedekahku. Ada perspektif sedekah lain yang baru bisa saya pahami dari buku ini.

Buku dibuka dengan catatan si penulis utama, bahwa sedekah bisa membeli apapun keinginan kita. Jenis sedekah apa saja, pun asumsi mendasar bahwa 2.5% adalah nominal yang terlalu kecil untuk bersedekah. Keluarga besar Assad saat ini sedang melanjutkan pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan sebagai bentuk sedekah jariyah. 

-continue reading

Writerpreneurship: Sebuah ‘Pisau Dapur’

Judul buku: Writerpreneurship
Penulis: Dwi Suwiknyo
Penerbit: SalmaIdea, Agustus 2014
Tebal: 212 hal

“Kumenulis sepenuh jiwa, menulis dengan detail sehingga orang lain akan menghargai setiap tulisanku tanpa aku memintanya.” (hal 153)

Membaca buku ini sambil memandang tumpukan tulisan yang urung saya perjuangkan untuk terbit. Menurut buku ini, berhenti memperjuangkan tulisan kita sama dengan mengkhianati mimpi sendiri 😯

-continue reading

Tidak Semua Laki-laki

Judul buku: (New) Catatan Hati Seorang Istri
Penulis: Asma Nadia
Editor: Thenita
Penerbit: AsmaNadia Publishing House, cetakan kesepuluh, Mei 2013
Tebal: 358 hal

Penulis ‘dimusuhi’ oleh sebagian laki-laki, betapa mereka merasa sebagai ‘tertuduh’ dengan adanya buku ini. Namun penulis juga mendapat ucapan terima kasih dari para suami yang merasa jatuh cinta kembali dengan istrinya. Bagi para wanita, mungkin kisah anda ada di dalamnya. Jika memang lebih berat, segeralah mengungkapkan pada orang yang terpercaya. Jika lebih ringan, syukurilah. Jika sama sekali tak mengalami, pahamilah ☺

Benarkah semua pria brengsek? Basofi Sudirman, mantan gubernur Jatim, sudah menyangkalnya lewat lagu,
Tidak semua laki-lakiiii, bersalah padamu. Contohnya akuuuu, masih mencintaimu. Tapi mengapa, engkau masih ragu?”

-continue reading->