Rumitnya Cinta 

Judul buku: Let Me Kiss You
Penulis: Christina Juzwar
Editor: Alit Tisna Palupi dan Tesara Rafiantika
Proofreader: Mita M. Supardi
Penata letak: Gita Ramayudha
Desain kaver: Jeffri Fernando
Penerbit: Gagas Media, 2014
Tebal: 329 hal
ISBN: 979-780-729-0

Sebuah kisah percintaan kaum urban. Andrina Janice yang menjalin hubungan dengan James, harus menerima kenyataan pahit bahwa James sudah memiliki istri. Demi Drina, James akan mengajukan perceraian atas dasar sikap buruk istrinya. Serangkaian rayuan dilancarkan James demi kembali kepada Drina, mulai dari sms, telpon, bunga, hingga menghadiahinya sepatu, barang favorit Drina.

Suasana hatinya yang kalut, diperburuk dengan kehadiran Daniel, mantan tunangannya sebelum berhubungan dengan James, yang kini menjadi GM baru di kantornya. Namun Daniel berubah, seorang boss galak yang berusaha menjaga jarak dengan anak buah yang juga mantan kekasihnya.

Hidup Drina yang kemudian dipenuhi dengan sejumlah post-it peringatan dari Daniel, tentang tugasnya yang belum beres, meeting, bahkan post-it bersama roti pisang kesukaanya. Mungkin Daniel memang menginginkannya kembali, apalagi dia telah menjadi duda, setelah kematian istrinya beberapa tahun silam di Amerika. 

Drina yang dibingungkan dengan kisah lama yang mulai bersemi kembali, memilih merajut cinta kembali bersama James dan siap merancang pernikahan. Sayang sebelum sempat terlaksana, things got worse. Istri James datang melabrak Drina di kantor, membuatnya malu di depan banyak orang, karena dia dituduh sebagai penggoda suami orang.

Dengan siapa akhirnya hati Drina berlabuh, sudah bisa ditebak dari awal. Serangkaian kisah yang apik terjalin, adalah bagian dari seni yang menjadi bumbu pemanis. Sebal juga dengan betapa bodohnya Drina menerima seorang lelaki yang tega membicarakan keburukan istrinya di depan wanita lain lalu memohon belas kasih agar menerimanya kembali. But, that’s a balance, seorang cantik berlekuk tubuh indah dengan pilihan buruknya soal pasangan. Hei, padahal cinta memang seringkali buta, membuat kita meraba apakah kita akan memilih ruang logika atau ruang napsu.

Christina Juzwar memang menggambarkannya dengan baik, setiap detail adegan, setting, maupun latar cerita yang unik. Saya hanya tak terlalu suka dengan romantisme vulgar yang muncul berkali-kali, antara Drina dengan James, lalu Drina dengan Daniel. Salah saya juga kali ya, siapa suruh milih, hehehe… Dari segi pemilihan kaver, sebenarnya udah nyampe visi dan misi novel ini. Bukannya menolak kisah romantis, wanita mana yang ga suka baca novel. It was too much, itu aja sih 😉

Kembali mengingat masa Djenar, Ayu Utami, Tamara Geraldine, serta sejumlah penulis wanita lain yang berani menceritakan adegan cumbuan atau ranjang dengan vulgar. Ada yang terjebak basah, dengan menceritakan begitu detail. Ada pula yang lebih elegan, menempatkannya sebagai pelengkap, namun lebih menekankan pada data dan materi tulisan yang tak melulu berurusan dengan cinta. Menarik sih, dibahas di satu bagian saja, lalu usai.

Harus dijauhkan dari anak remaja dan hubungan pra nikah lainnya, karena materi cumbuannya bisa menginspirasi 😉

12 September 2014

Advertisements

Published by

esthy wika

Menjadi ibu, menjadi istri, menjadi aku dan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s