Sedekah Yang Berencana

Sudahkah anda sedekah hari ini?
Ikhlaskah anda dengan barang yang telah anda sedekahkan?
Mengenai keikhlasan kita yang masih belum tergenapkan secara mutlak, silakan baca pertimbangan alasannya di tulisan Ya Allah Mana Balasan Sedekahku. Ada perspektif sedekah lain yang baru bisa saya pahami dari buku ini.

Buku dibuka dengan catatan si penulis utama, bahwa sedekah bisa membeli apapun keinginan kita. Jenis sedekah apa saja, pun asumsi mendasar bahwa 2.5% adalah nominal yang terlalu kecil untuk bersedekah. Keluarga besar Assad saat ini sedang melanjutkan pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan sebagai bentuk sedekah jariyah.

-continue reading

Advertisements

Writerpreneurship: Sebuah ‘Pisau Dapur’

“Kumenulis sepenuh jiwa, menulis dengan detail sehingga orang lain akan menghargai setiap tulisanku tanpa aku memintanya.” (hal 153)

Membaca buku ini sambil memandang tumpukan tulisan yang urung saya perjuangkan untuk terbit. Menurut buku ini, berhenti memperjuangkan tulisan kita sama dengan mengkhianati mimpi sendiri 😯

-continue reading