Menikahi Sahabat

Judul buku : Coupl(ov)e
Penulis : Rhein Fathia
Penyunting : Noni Rosliani
Perancang sampul : Joko Supomo
Pemeriksa aksara : Kamus Tamar & Pritameani
Penata aksara : BASBAK_Binangkit
Ilustrasi sampul : Shutterstock
Tebal : 388 hal
Penerbit : Bentang Pustaka, Februari 2013

Sometimes, people get married not because they’re in love.
They’re couple, who only have some futures dreams and decide to get happy life.

Menikah dengan sahabat, adalah pilihan yang dijalani banyak orang. katanya sih, daripada sulit-sulit cari jodoh. Oke lah, jalan menuju ke sana lumayan mulus dan lancar, karena keluarga dari kedua belah pihak sudah tahu satu sama lain sejak lama. Lalu bagaimana yang bersangkutan menjalani hari-harinya, yang sebelumnya sebagai teman tanpa tendensi apa-apa, tiba-tiba harus hidup bersama, tidur bersama? Ups, bagian terakhir terasa aneh.

Raka dan Halya adalah teman semasa SMA, yang kemudian menjadi sahabat. Raka yang pendiam dan introvert, bersahabat dengan Halya yang ceria dan suka menulis. Raka melanjutkan kuliah di ITB, sedangkan Halya kuliah di Semarang. Mereka tetap melanjutkan kontak via telpon, email dan sms, atau bahkan bertemu di Bandung, tempat tingggal orang tua mereka.

Halya lulus dan mendapatkan pekerjaan di Jakarta, sementara Raka bekerja di Semarang baru kemudian dipindah ke Jakarta. Ketika kuliah, Raka sempat memendam asmara kepada Rina, namun kemudian Rina menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya. Raka tak berani memperjuangkannya karena statusnya saat itu masih sebagai mahasiswa yang baru lulus kuliah dan juga baru saja bekerja.

Ketika kuliah, Halya juga sempat menjalin asmara dengan Riki, namun kandas di tengah jalan karena Riki selingkuih. Saat bekerja, Halya menjalin asmara dengan Gilang, namun berakhir tragis sebelum mereka meneruskan ke kursi pelaminanan. Di saat galau melanda itulah, orang tua Raka mengusulkan agar Raka melamar Halya. Lamaran hingga pernikahan berlangsung dengan lancar, namun konflik baru saja dimulai. Ada bayangan Gilang yang tak bisa hilang begitu saja. Ada Rina yang tiba-tiba muncul karena pernikahannya tak bahagia. Juga ada Puput dan Gamma, sahabat baik masing-masing pihak yang selalu memberikan masukan, dorongan, dukungan, hingga protes yang memberikan warna sekaligus kualitas pada hubungan Halya dan Raka.

Saya mengira bahwa masalah akan selesai begitu saja ketika menikah dengan sahabat, garing karena sudah tahu satu sama lain, sekaligus menghilangkan perasaan rikuh karena harus tidur dengan orang yang sudah dikenal lama. Ternyata saya salah, saya tak bisa berhenti penasaran mengetahui mengapa Halya menolak tidur dengan Raka sampai bulan kesekian, bagaimana cinta itu bersemi kembali, benarkah mereka saling mencintai atau terpaksa mencintai. Laiknya kursi putar di wahana permainan, kita dibolak-balik ke berbagai arah sebelum menuju sebuah kesimpulan awal. Mereka menikah, it should be a happy ending.

Kisah dibuka dengan prolog di tahun 1999. Bab pertama diawali dengan kisah di tahun 2012, lalu pada bab selanjutnya dilemparkan ke tahun 1997, terus berurut, hingga sampai pada tahun kejadian dan hari-hari selanjutnya.

Saya suka sekali penamaan babnya, menggunakan istilah incipient, imbroglio, mellifluous, yang saya kira kata-kata asing yang dibikin ulang, ternyata memang ada artinya dalam bahasa Inggris. Incipient berarti pembuka, imbroglio situasi yang membingungkan, mellifluos hal yang menyenangkan.

Penulis menggambarkan dengan baik sekali, tentang persahabatan yang berubah menjadi cinta. Tragis juga sih membayangkan seandainya pasangan kita masih mengingat cinta lama, dan masing-masing, karena gengsi, memperkenankan untuk itu. Cinta Halya dan Raka dipelajari dari kewajiban, namun tumbuh dengan manis seiring tujuan yang ingin mereka capai bersama.

–>

Advertisements

Published by

esthy wika

Menjadi ibu, menjadi istri, menjadi aku dan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s