Airframe: Petaka, Media, Taktik

Judul buku: Airframe (Petaka Di Angkasa)
Penulis: Michael Crichton
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2011
Tebal: 551 hal

Sebuah kecelakaan penerbangan terjadi di pesawat Norton 22. Kecelakaan ini mengakibatkan puluhan orang luka berat dan beberapa lainnya meninggal. Pesawat ini memiliki reputasi terbang yang cukup handal serta diterbangkan oleh seorang pilot berpengalaman, John Chang. Awalnya, diperkirakan penyebab kecelakaan adalah masalah turbulensi, kemudian masalah pelebaran rusuk pesawat yang tiba-tiba, lalu masalah piranti palsu, hingga akhirnya ditemukan juga bahwa terjadi human error dalam penerbangan komersil ini. Apakah itu?

Urusan antara pihak pabrik, maskapai, dengan media yang menjadi begitu rumit. Sejumlah media, menampilkan sisi kontroversial demi mendongkrak rating. Karakter tokoh sesuai dengan profesionalisme mereka serta bahasa penerbangan yang begitu rumit dan detail yang digambarkan Crichton, mengajak pembaca untuk ikut menyelidiki di mana letak kesalahan itu.
Para insinyur dan pekerja bersikeras bahwa tak ada masalah dengan konstruksi pesawat N-22. Tiap kali ada kesalahan, mereka segera melakukan riset ulang dan perbaikan. N-22 dinyatakan aman dan memenuhi syarat penerbangan komersil. Di jajaran eksekutif, mereka harus memecahkan masalah karena reputasi perusahaan yang sedang dipertaruhkan, demi memenangi sebuah tender penjualan sebesar 8 milliar dollar dengan China.

Ditempatkanlah Casey Singleton sebagai core problem-solver. Casey adalah eksekutif yang bertindak sebagai humas, yang menjadi kunci berhasil tidaknya transaksi penjualan. Sebagai seorang wanita single parent, nyawa dan karirnya benar-benar dipertaruhkan dalam penyelidikan ini.

Casey harus menyelesaikan kasus ini dalam waktu hanya sekitar seminggu. Dia harus menghadapi Jennifer Malone, wartawati muda chanel Newsline, yang gigih mengejar bukti ketidaklaikan pesawat N-22 dalam penerbangan komersil. Sementara itu, jajaran eksekutif lain, yaitu Marder dan Edgarton juga menekannya. Casey dijadikan tameng dalam menghadapi media sekaligus ditempatkan sebagai kambing hitam, jika transaksi China mengalami kegagalan.

Menegangkan juga, di bagian Casey diwawancari oleh predator berita Marty Reardon (rekan Malone) yang selalu memburu dan menyudutkan lawan bicaranya, on air. Beruntung bagi Casey, dia dipertemukan dengan musuh bebuyutan Reardon, yang membantunya mengetahui dan mengatasi trik mematikan itu. Casey diyakinkan bahwa dialah yang jauh lebih tahu mengenai seluk beluk pesawat daripada Reardon. Reporter buas hanya meramu buih menjadi sesuatu yang bermakna, jadi harus berhati-hati dengan pertanyaan yang tidak jelas yang bisa menjebak. Marty tak butuh informasi detail, hanya sensasi dan dia bekerja keras memanfaatkan apapun demi penampilan terbaiknya di televisi.

Berhubung buku ini saya beli online, saya googling sinopsisnya dulu. Agak gelo juga saat baca sebuah spoiler yang super lengkap. Apa dong gregetnya baca kalau kita tahu keseluruhan cerita? 😐

Benarlah peribahasa, tong kosong nyaring bunyinya. Seperti halnya berita dengan judul bombastis demi mengaburkan bahwa hanya sedikit fakta yang bisa diungkapkan, lalu diracik dengan bumbu lengkap supaya ‘renyah’ di ranah pemahaman pembaca umum.

Percaya dirilah dengan pemahaman kita sendiri (dengan bukti data akurat) dan pertahankan dengan baik, bukan dengan emosional. Tak semua aksi perlu mendapat reaksi seketika, kadang hanya butuh diam dan membiarkan lawan bicara membangun persepsinya sendiri.

Media yang baik barangkali akan terbaca membosankan, namun dia memaparkan lebih banyak fakta. Media yang sensasional, akan cepat booming, namun juga menghitung waktu menuju ‘kena deh…’

Advertisements

Published by

esthy wika

Menjadi ibu, menjadi istri, menjadi aku dan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s